Gundukan Tanah Misterius Di Kediri Akhirnya Terbongkar

Sepasang kekasih di Kediri, Jawa Timur yaitu LI (18 tahun) dan AI (18 tahun) harus berurusan dengan polisi karena sejoli yang diketahui berstatus sebagai mahasiswa tersebut tega mencekik buah hati mereka yang baru saja dilahirkan hingga tidak bernyawa.

Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal mengatakan bahwa bayi tersebut dibunuh karena tidak diinginkan oleh kedua orang tua nya yang dimana bayi tersebut merupakan hasil dari hubungan gelap.

“Bayi dikubur digundukan tanah yang berada di bawah pohon bambu di Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri,” jelas Roni.

Roni membeberkan bahwa awalnya tersangka LI yang merupakan warga dari Kecamatan Kunjang mengalami tanda-tanda akan melahirkan. Proses kelahiran dilakukan sendiri oleh tersangka LI tanpa bagian medis di tempat kos LI yang berada di Tulunganggung. Mengetahui bahwa bayi tersebut akan lahir, LI dihinggapi perasaan takut dan malu sehingga LI kemudian mengambil inisiatif untuk mencekik leher bayinya selama beberapa menit setelah bayi malang tersebut keluar dari rahim tersangka.

“Setelah menghabisi nyawa anaknya sendiri, LI bergegas menemui pacarnya yaitu AI. Supaya tidak dicurigai oleh orang lain, tubuh bayi tersebtu dimasukan kedalam kantong plastik yang ditaruh didalam jok sepeda motor milik tersangka LI,” jelas Roni.

Gundukan Tanah Misterius Di Kediri Akhirnya Terbongkar

Pasangan muda tersebut lalu janji akan bertemu di Jombang. Setelah itu mereka memutuskan unutk mengubur jenazah bayi tersebut di pekarangan belakang rumah tetangga AI di Kecamatan Kepung, Kediri.

“Kasus ini sendiri terbongkar setelah seorang warga bernama Sumiarti merasa aneh dengan keberadaan gundukan tanah dibelakang pekarangan rumahnya. Melihat gelagat yang tidak begitu baik, saksi lalu menceritakan hal tersebut kepada anaknya,” kata Roni.

Penasaran dengan gundukan tanah tersebut, anak Sumiarti lalu membongkarnya dan mereka terkejut setelah mengetahui bahwa gundukan tanah tersebut berisi jasad tubuh bayi laki-laki. Kejadian ini lalu dilaporkan kepada Polsek Kepung.

“Dengan dibantu oleh Polres Kediri untuk melakukan penyelidikan, akhirnya kami dapat membongkar tersangka dari pembunuhan bayi tersebut yang tidak lain adalah kedua orang tuanya yaitu LI dan AI. Janin tersebut sendiri adalah hasil hubungan gelap dari LI dan AI,” jelas Roni.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa cangkul, pakaian pelaku dan sprei yang digunakan untuk membungkus bayi tersebut. Sepasang muda-mudi ini akan dijerat dengan pasar berlapis antara lain Pasal 80 ayar 2, 3 dan 4 junto Pasal 76 C UU Nomor 35 tahun 2014 terkait perlindungan anak dengan ancamana hukuman maksimal 15 tahun penjara.