Komplotan Pencuri Berhasil Perdayai Polisi Berbekal Surat Palsu

Komplotan pencuri berhasil membawa kabur sebuah truk tronton. Sebelum membawa kabur truk tersebtu, komplotan ini berhasil mengelabui Polantas dengan menggunakan surat palsu.

Ketika beraksi, komplotan ini datang ke petugas Polantas untuk mengambil sebuah truk yang ditahan sebagai barang bukti kecelakaan dengan menggunakan dokumen surat palsu.

Empat tersangka yaitu Tedy Iswahyudi (37 tahun) warga Rancajawat Blok Garen Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Marcello Oktobry (38 tahun) warga Komplek Fajar Raya A1 RT/RW 02/24 Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat, Arip Parwoto (43 tahun) warga perum Bumiwaringin Indah, Bekasi dan Cahya Robiyanto (42 tahun) warga Jalam Makam Penili, Surabaya.

Komplotan Pencuri Berhasil Perdayai Polisi Berbekal Surat Palsu

Keempat pelaku ditangkap dilokasi berbeda yaitu di Purwakarta, Indramayu, Subang dan Cikarang. Untuk barang bukti yaitu truk ditemukan di Malang, Jawa Timur dan ditemukan dalam kondisi sudah dipreteli dan beberapa onderdil atau sparepart yang masih bisa digunakan telah djual kepada penadah.

KBO Reskrim Polres Brebes, Iptu Triyanto menjelaskan bahwa komplotan ini membawa kabur truk tronton dengan nomor polisi B-9358 TEV yang merupakan milik dari PT Seino Indomobil Logistik yang tengah ditahan oleh Polantas dari Polsek Bumiayu. Untuk melancarkan aksinya, para pelaku membawa surat palsu yang PT Seino Indomobil Logistik untuk memperdayai petugas sehingga barang bukti truk tersebut dapat diambil.

Oleh tersangka, barang bukti tersebut kemudian di preteli untuk dijual kembali ke pasar barang bekas di Jawa Timur. Akan tetapi sebelum dapat menjual barang hasil curian mereka, para petugas dari Polres Brebes berhasil menggerebek para tersangka dan akhrinya diminta untuk merakit kembali barang bukti tersebut.

“Polres Brebes dengan dibantu oleh anggota dari Jatanras Polda Metro Jaya menangkap 4 pelaku pencurian ini. Awalnya kami berhasil mengamankan satu orang terlebih dahulu. Dari satu orang tersebut akhirnya dikembangkan untuk menangkan seluruh pelaku,” jelas Triyatno.

Kasus pencurian ini diketahui setelah perwakilan resmi dari PT Seino Indomobil Logistik datang ke Pos Lantans Bumiayu untuk mengambil truk yang ditahan sebagai baran bukti kecelakaan lalu lintas. Ketika dicek ternyata truk tersebut telah diambil oleh tersangka yang mengaku sebagai petugas dari PT Seino Indomobil Logistik. Pencurian ini kemudian dilaporkna kepada polisi untuk diungkap.

Menurutnya setiap pelaku memiliki peran sendiri yang dimana satu orang akan bertugas untuk mengambil truk di Pos Lantas Bumiayu, seorang lagi akan membawa truk tersebut ke Malang dan seorang lagi berperan untuk mencari pembeli.

Salah seorang pelaku yaitu Tedy mengaku bahwa dalam aksinya dirinya hanay diminta untuk mengambil truk di Pos Lantas menggunakan dokumen palsu. Setelah itu, truk dibawa oleh rekannya.

“Saya hanya bertugas untuk mengeluarkan truk tersebut dari kantor polisi dengan bagian yang dikasih itu sebesar Rp 7 juta,” jelasnya.