Polda Metro Jaya Ditetapkan Sebagai Tersangka Penipuan Dan Penggelapan

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya kembali menetapkan Pablo Benua seabgai tersangka atas kasus penipuan, penggelapan kendaraan dan juga pemalsuan dokumen.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono mengatakan bahwa Pablo Benua ditetapkan sebagai tersangka setelah hasil gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik Polda Metro Jaya.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 12 saksi. Setelah itu kami lakukan gelar pekara dan diputuskan untuk meningkatan status dari Pablo Benua dari saksi menjadi tersangka,” kata Argo.

Kasus dugaan penipuan dan penggelapan ini dimulai dari laporan masyarakat yang didapat oleh Polda Metro Jaya pada 26 February 2018.

Polda Metro Jaya Ditetapkan Sebagai Tersangka Penipuan Dan Penggelapan

Pada Kamis mendatang, penyidik akan melakukan pemeriksaan Pablo Benua sebagai tersangka. Sementara itu Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana Marpaung mengaku bahwa dirinya dan tim telah melakukan koordinasi dengan penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya untuk mengagendakan pemeriksaan perdana Pablo sebagai tersangka terkait kasus penipuan.

Hal ini disebabkan oleh saat ini penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya juga tengah menangani kasus dugaan pencemaran nama baik yang melibatkan Pablo Benua.

“Kami sudah melakukan koordirnasi dengan penyidik dari Ditreskrimsus untuk pemeriksaan pada Kamis yang akan datang,” kata Sapta.

Pablo Benua sebera istrinya, Rey Utami dan Galih Ginanjar ditangkap oleh polisi dan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencemaran nama baik karena sebuah video.

Ketika penyelidikan perkara tersebut, polisi menemukan cukup banyak STNK ketika menggeledah rumah Pablo. Berdasarkan penelusuran dari aparat ditemukan bahwa STNK tersebut terkait dengan penipuan yang dilakukan oleh Pablo Benua.

Pablo sendiri telah dilaporkan oleh pihak leasing karena menggelapan dua unit mobil yaitu Honda Jazz dan Honda HRV. Pria asal Medan tersebut tidak hanya tidak membayar cicilan dari mobil tersebut bahkan telah memindahkan kendaraan tersebut kepada orang lain.