4 Perampok Dengan Modus Tangkap Bandar Narkoba Diamankan, Satu Diantaranya Polisi

Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut mengamankan 4 orang pelaku perampokan. Soerang diantaranya merupakan personel polisi. Tersangka yang merupakan personel kepolisian tersebut adalah Gokroha Sautu Sangkapta Manalu yang bertugas di Polrestabes Medan.

Tiga tersangka lainnya adalah Muda Remaja Parlis, Andri Syahputra dan M Rahul. Semuanya berdomisili di Medan.

“Ada dua orang yang kita masukan kedalam DPO yaitu S alias T dan B,” kata Wakil Direktur Reskrimum Polda Sumut, AKBP Donald P Simanjuntak.

Para pelaku melancarkan aksinya di tepi Jalan Desa Kolam, Percut Sei Tuan, Deli Serdang dengan korban bernama M Imam Syahfi yang merupakan warga Jalan Haji Jalal, Gang Tabah Desah, Batang Kuis, Deli Serdang.

4 Perampok Dengan Modus Tangkap Bandar Narkoba Diamankan, Satu Diantaranya Polisi

Komplotan ini menggunakan modus menyamar sebagai petugas kepolisian yang tengah menangkap bandar narkoba. Selain Gokroha yang memang berstatus sebagai polisi, ketiga tersangka lainnya hanya turut berlagak sebagai polisi.

Muda Remaja Parlis menodongkan sebuah air softgun kepada korban sedangkan Andri Syahputra berpera untuk membawa kendaraan bermotor korban.

Perampokan dimulai ketika Imam yang memiliki profesi sebagai juru parkir ini tengah duduk diatas sepeda motor miliknya. Tiba-tiba 1 mobil minibus berwarna silver muncul dan berhenti didekatnya. Seketika enam pria keluar dan mobil tersebut dan mendekati Imam.

“Mereka mengaku sebagai anggota polisi dan menuduh korban merupakan seorang bandar narkoba smbil menodongkan air softgun. Setelah itu kepala korban ditutup dengan goni dan dimasukan kedalam mobil,” kata Donald.

Didalam mobil, korban diborgol dan mendapatkan penganiayaan dari para pelaku. Pelaku Andri Syahputra mengambil sepeda motor dan handphone korban dengan alasan dibutuhkan sebagai barang bukti untuk menghindari kecurigaan warga yang berkerumun disana.

Setelah itu, korban diturunkan di Lapangan Ladon Tembung, Percut Sei Tuan dan kemudian melaporkan apa yang dialaminya terhadap polisi dengan bukti laporan LP/1709/K/VI/2019/SPKT Percut.

“Setelah laporan diterima, kami langsung melakukan penyelidikan dan didapat informasi bahwa tersangka yang membawa motor terlihat di Jalan Asia, Medan. Mendapatkan informasi tersebut, polisi langsung mengejar untuk menangkap pelaku,” jelasnya.

Penangkapan Andri tersebut dikembangkan hingga polisi berhasil menangkap Muda Remaja Parlis dan Gokroha Satu Sangkpata Manalu di Pasar V Tembung.

“Kami interogasi kedua pelaku tersebut dan kemudian mendapatkan lokasi dari M Rahul yang ditangkap dikediamannya di Jalan Mayjen Sutoyo, Medan,” lanjut Donald.

Pada penangkapan Rahul tersebut, polisi mengamankan dua pucuk pisto air softgun yang digunakan ketika melancar aksi mereka.

Saat ini petugas tengah melakukan pengejaran terhadap S dan B. Keduanya diduga sebagai penadah barang yang didapatkan oleh 4 tersangka tersebut. Petugas juga masih mendalami perampokan ini.

“Aparat masih menelusuri apakah ini merupakan kali pertama tersangka beraksi atau sudah ada korban lainnya,” tegas Donald.

Para pelaku dalam kasus ini akan dijerat dengan Pasal 365 ayat 1 dan 2 KUHP tengan pencurian dengan kekerasan dengan hukuman mencapai 12 tahun penjara.