Lawan Narkoba, Kapolda Maluku Utara Pecat 10 Polisi Yang Terlibat Narkoba

Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol Suroto menyatakan bahwa dirinya telah melakukan Pemberhentian Dengan Tidak Hormat terhadap 10 personel di wilayah Polda Maluku selama 1 tahun terakhir karena dianggap telah melakukan pelanggaran berat.

“Semua personel ini tidak dipecat sekaligus akan tetapi secara bertahap dimana yang pertama itu sebanyak 6 orang dan yang kedua itu sebanyak 4 orang,” jelasnya.

Polda Maluku Utara snediri sejak Maret 2019 lalu memecat memecat 6 personel dengan berbagai kasus yang didominasi oleh kasus narkoba dan desersi diantaranya Iptu MT, Brigpol HA, Brigpol N, Brigpol E, Brigpol SS dan Briptu K.

Lawan Narkoba, Kapolda Maluku Utara Pecat 10 Polisi Yang Terlibat Narkoba

Menurut Kapolda, tindakan keras ini diambil karena personel tersebut telah melakukan tindakan pidana yang dimana merusak citra kepolisian baik itu Polda Maluku Utara ataupun kepolisian Indonesia secara keseluruhan. Diharapkan tindakan ini dapat memberikan efek jera kepada para personel.

Suroto mengatakan bahwa polisi memiliki tugas untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat bukanlah menjadi pelanggar dari peraturan yang harusnya mereka tegakan. Oleh karena itu, saat ini dirinya sedang melihat pelanggaran yang dilakukan oleh personel yang tengah ditangani oleh Propam dan jika memenuhi syarat untuk dipecat maka akan langsung dilakukan.

Sebelumnya, Diresnarkoba Maluku Utara menyebutkan bahwa peredaran narkoba di Maluku Utara cukuplah tinggi karena terhitung sudah ada 37 kasus yang ditangani oleh Polda Maluku Utara beserta jajaran dibawahnya dari periode Januari hingga Juni lalu.

Dari data tersebut, mayoritas pelakunya adalah warga sipil dan pekerja swasta sedangkan untuk aparat kepolisian terdapat 1-2 kasus. Jenis narkoba yang digunakan adalah sabu-sabu.

Dari 37 kasus tersebut, 25 diantaranya sudah dinaikan ketahap status penyidikan dan persidangan. Sementara itu 12 kasus masih dalam tahap penyelidikan.