Temui Mahasiswa Demo, Kapolda Riau Janji Usut Pelaku Pembakaran Hutan

Mahasiswa di Riau menggelar aksi demo di halaman Kantor Gubernur Riau. Kapolda Riau, Irjen Agung Setia Imam Efendi yang baru sertijab langsung menemui aksi demo dan berjanji akan mengusut individu atau korporasi pembakar hutan.

 

Mahasiswa terdiri dari sejumlah kampus di Pekanbaru desakan tidak adanya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau. Aksi ini digelar pada Kamis (3/10/2019) dari pukul 15.30 WIB.

Temui Mahasiswa Demo, Kapolda Riau Janji Usut Pelaku Pembakaran Hutan

 

Kehadiran mahasiswa di izinkan masuk ke halaman Kantor Gubernur Riau. Sehingga arus lalu lintas tetap di sekitar lokasi tetap lancar. Ratusan mahasiswa ini mendesak Pemprov Riau untuk mengusut koorporasi yang terlibat Karhutla.

 

“Kami minta Gubernur Riau (Syamsuar) untuk mencabut perizinan perusahaan yang terlibat pembakaran hutan,” teriak mahasiswa dalam orasinya.

 

Mahasiswa menilai, Pemprov Riau gagal dalam mencegah Karhutla di tahun 2019. Karenanya mahasiswa mendesak di tahun 2020, Riau diharapkan tidak lagi terjadi Karhutla yang menimbulkan asap pekat.

 

“Kami minta jaminan jangan ada asap lagi tahun 2020. Akibat asap sudah banyak masyarakat Riau yang menderita. Pihak kepolisian harus mengusut tuntas perusahaan yang terlibat membakar hutan,” teriak mereka.

 

Mahasiswa juga meminta agar mereka di temui Gubernur Riau, Syamsuar dan Kapolda Riau untuk menemui mereka. Permintaan ini dikabulkan.

 

Kapolda Riau, yang baru hari ini Sertijab dengan pejabat sebelumnya langsung menemui mahasiswa bersama Gubernur Riau. Di hadapan mahasiswa, Kapolda Riau berjanji akan mengusut tuntas kasus Karhutla yang telah terjadi.

 

“Kita akan usut persoalan Karhutla. Saya senang melihat mahasiswa demo dengan tertib, aman dan santun. Saya ingin bersama adik-adik seperti saat ini menjadikan Riau menjadi santun. Ini bumi Melayu Riau yang santun,” kata Kapolda Riau.

 

Sementara itu, Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan, kasus Karhutla saat ini tengah diselidiki Polda Riau dan Kementerian LHK.

 

“Proses hukum ditangani Polda Riau dan Kementerian KLHK. Kita percayakan saat ini lagi dilakukan pengusutan,” kata Syamsuar.

 

Setelah diterima Gubernur dan Kapolda Riau, mahasiswa pun membubarkan diri pukul 18.30 WIB. Sebelum bubar mereka memungut sampah yang berserakan di halaman kantor Gubernur Riau. Aksi demo ini berjalan damai.