Eddy Si Bandar Togel Hongkong Di Semarang Dituntut Hukuman 10 Tahun Penjara Oleh JPU

Eddy Kurniawan Hartono, warga Gendingan Kelurahan Pandansari, Semarang dituntut oleh JPU, Ardhika Wisnup SH, dengan ancaman pidana maksmial 10 tahun.

Didalam amar tuntutan jaksa, terdakwa terbukti telah melakukan tindak pidana yang melanggar KUHP Pasal 303 Ayat 1 mengenai Penerbitan Perjudian. Eddy diamankan oleh polisi di kios miliknya yang ada di Gendingan, Semarang pada akhir Januari lalu.

Ia ditangkap ketika sedang menjual kupon nomor togel yang berjenis Hongkong atau HK.

“Dalam permainan judi togel Hongkong ini, terdakwa adalah yang melayani para pemain atau pembeli togel serta,” kata jaksa dalam amar tuntutannya.

Eddy Si Bandar Togel Hongkong Di Semarang Dituntut Hukuman 10 Tahun Penjara Oleh JPU

Petugas lalu menyita barang bukti berupa puluhan bendel kupon togel Hongkong dan uang tunai dengan nilai mencapai Rp 910 ribu.

Untuk melakukan permainan judi togel ini, para pemain dapat langsung mencari terdakwa di kios miliknya.

Untuk rumusan perhitungan yang digunakan adalah jika pemain memasang dua angka dengan nominal Rp 1000 maka akan mendapatkan uang Rp 60 ribu jika menang. Untuk tiga angka mendapatkan Rp 350 ribu dan untuk 4 angka mendapatkan Rp 2,5 juta.

“Tujuan terdakwa menjual kupon togel ini adalah untuk mendapatkan penghasilan tambahan serta tidak ada izin yang didapatkan dari pemerintah, dinas atau instansi terkait. Permainan ini bersifat untung-untungan dan tidak dapat dipastikan siapa yang akan memenangkan hadiahnya,” lanjutnya.

Pada pembacaan amar tuntutan ini juga terungkap bahwa terdakwa juga melibatkan bandar online untuk mendistribusikan angka yang diterimanya jika sudah melewati batas yang ditentukan oleh terdakwa. Beberapa bandar online tempat terdakwa memasang antara lain adalah https://tulistgl.info dan https://tulistulis.org.