Tersangka Penipuan Parcel Lebaran Dan Sembako Di Kabupaten Tangerang Diamankan Oleh Polisi

Modus penipuan usaha parcel lebaran dan bahan baku sembako yang terjadi di Kabupaten Tangerang membuat resah masyarakat setempat. Tersangka diduga berhasil menggasak uang warga yang menjadi korban hingga miliaran rupiah.

Tersangka diamankan oleh Polisi Tigaraksa dan telah dialihkan ke Polres Kota Tangerang untuk ditindaklanjuti.

Korban yang bernama Ani Dwi Fitriani sebagai pembeli dan karyawan pengusaha parsen lebaran ini mengungkapkan bahwa dirinya bekerja ditempat tersebut dan melakukan open PO dari para konsumen. Banyak pelanggan yang telah melakukan transfer akan tetapi barang tidak kunjung dikirim.

Diketahui identitas terduga perlaku adalah Gadisria Ambartari (34) yang tidak lain adalah pemilik usaha parsel lebaran dan bahan baku sembako. Usahanya berlokasi di Trigaraksa Village 1 blok A3, Kabupaten Tangerang. Korban Ani adalah karyawan di perusahaan tersebut.

Tersangka Penipuan Parcel Lebaran Dan Sembako Di Kabupaten Tangerang Diamankan Oleh Polisi

“Saya sudah melakukan pemesanan bahan baku sembako. Uang pelanggan juga telah diberikan kepada mbak Gadis. Mbak mengatakan bahwa barang akan tiba dalam 4-7 hari. Namun hingga saat ini barang tersebut tidak pernah sampai,” kata Ani.

Ani yang berstatus sebagai mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengaku bahwa dirinya bekerja di toko milik Gadisria karena untuk memperoleh penghasilan ditengah pandemi COVID-19. Akan tetapi, malah mendapatkan masalah yang merugikan dirinya sendiri dan orang banyak.

“Hasil order saya itu ada sekitar Rp 52 juta yang telah saya kirim ke mbak Gadis. Ketika saya tanya kapan barang tersebut akan dikirim, dianya malah mengatakan sabar doang. Tapi kenyataannya hingga saat ini barang tersebut tidak pernah dikirim ke pelanggan. Bukan hanya konsumen yang mengalami kerugian namun kami yang bekerja dengannya juga mengalami kerugian. Kami tidak digaji, mirisnya saya malah dituntut untuk mengganti kerugian konsumen tersebut,” jelas Ani.

Hal senada juga disampaikan oleh Novi yang merupakan salah satu karyawan. Novi juga merupakan mahasiswi yang mengisi waktu pada saat kuliah online dengan bekerja dengan Gadisria untuk memperoleh penghasilan tambahan. Namun sialnya, ia juga tertipu oleh tempatnya bekerja.

“Kami tadinya ingin memiliki penghasilan disela kuliah online ini. Tapi malahan kami ditipu oleh bos kami sendiri jadinya sekarang ini kami memiliki hutang dan tidak digaji,” jelas Novi.

Salah satu konsumen yaitu Nova Romantika yang membeli parsel lebaran dan minyak sayur ini mengaku bahwa dirinya melakukan pemesanan sebesar Rp 190 juta namun barang yang dikirim tersebut bertahap dan totalnya mencapai Rp 110 juta sehingga kerugiannya yang didapatnya adalah Rp 80 juta.

“Saya memesan paket parsel lebaran dan minyak sayur itu senilai 190 juta. Barang yang telah diterima itu sekitar 110 juta, jadinya kerugian saya itu masih ada 80 juta lagi,” jelas Nova.

Ani beserta para korban telah melaporkan kasus ini ke Polresta Tangerang dengan nomor LP/531/K/V/2020 atas tuduhan penipuan dan penggelapan.