3 Dari 6 Pelaku Perampokan Bersenjata Api Terhadap Dua Sales Rokok Di Aceh Berhasil Ditangkap

Personel Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Aceh mengamankan 3 dari 6 pelaku yang diduga merampok sales rokok di Jalur Banda Aceh – Medan tepatnya di Desa Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Daerah Istimewa Aceh.

“Ketiga orang yang diduga pelaku ini ditangkap selama penyelidikan dan waktu yang berbeda. Ini berkat ketekunan dari Tim Jalanras Resmob Polda Aceh,” kata Direktur Reskrimum Polda Aceh, Komisaris Besar Agus Sarjito.

Ia menjelaskan bahwa ketiga pelaku yang telah ditangkap adalah ZA, NU dan AW. ZA adalah adik ipar dari pelaku yang saat ini telah menjadi DPO Polda Aceh yang berinisial AB. Didalam kasus ini, AB adalah orang yang merencanakan pencurian tersebut.

Selain itu, kata Agus, AB juga menjadi orang yang membawa mobil truk box fuso pada saat perampokan tersebut. Ia juga menjadi orang yang berperan membawa hasil curian ke rumah salah satu pelaku yang telah diamankan yaitu NU di Medan, Sumatra Utara.

3 Dari 6 Pelaku Perampokan Bersenjata Api Terhadap Dua Sales Rokok Di Aceh Berhasil Ditangkap

“AB juga membawa senjata api berjenis pistol keteika terjadi pencurian yang disertai kekerasan ini,” kata Agus.

Ia menambahkan bahwa didalam kasus ini, ZA adalah orang yang mengetahui dan membantu mengangkut serta membawa hasil curian ke rumah NU dengan menggunakan mobil Grand Max Pick Up. Ia juga orang yang mengetahui dan pernah memegang senjata api milik AB.

Sementara NU adalah orang yang berperan untuk menampung barang hasil curian dan orang yang membantu untuk menjual barang hasil curian AB di Medan. Didalam aksinya, NU dijanjikan bagian dari total hasil penjualan rokok ini oleh AB.

“Saudara AB menjanjikan akan memberikan persenan unutk NU. NU saat ini telah ditahan di Mapolda Aceh untuk menjalani pemeriksaan,” tutur Agus.

Sedangkan AW adalah orang yang membantu komplotan ini didalam membongkar barang curian di sebuah lokasi yang ada di Pegunungan Seulawah. Selain itu, AW juga menyediakan lokasi penyimpanan rokok ini sebelum dibawa ke Medan.

“AW membantu untuk menyediakan lokasi penyimpanan, mengangkut dan membawa serta menyembunyikan barang curian ini lalu menutup dengan terpal,” lanjut Agus.

Saat ini, Polda Aceh masih melakukan pengejaran terhadap 3 orang yang diduga pelaku lainnya yaitu AB, FA dan MA. Ketiga pelaku ini memiliki peran masing-masing didalam perampokan ini.

“Saudara MA ini adalah orang yang mengetahui pelaku membongkar muat barang curian didalam lokasi Pegunungan Seulawah dan orang yang membuang alat GPS yang terpasang di truk. Ia sudah dijanjikan untuk diberikan uang oleh AB,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, kelompok perampok bersenjata api melakukan aksi perampokan terhadap dua salses rokok yang kebetulan melintas di kawasan Lamtamot, Kecamatan lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Daerah Istimewa Aceh. Peristiwa ini terjadi ketika kedua sales ini mengangkut satu truk rokok dari Kota Banda Aceh menujuk Kabupaten Pidie pada 22 Juni lalu.

Kedua sales ini adalah warga Kota Banda Aceh yang berinisial JA, 30 tahun dan DS, 35 tahun. JA sendiri adalah supir dari truk dan DS adalah kernet nya.