Warga Di Kabupaten Bekasi Dihebohkan Kasus Pencurian Di Jenazah

Salah satu kuburan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menjadi korban pencurian karena ketika ditemukan telah dalam kondisi menganga dan jenazah didalamnya telah hilang.

Hal ini dipastikan Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawanyang melakukan peninjauan langsung ke TPK. Hendra mengatakan bahwa kuburan yang ditemukan warga dengan kondisi yang terbongkar adalah milik dari jenazah atas nama AP yang meninggal dunia pada Maret 2020 lalu.

“Jenazah atas nama AP ini meninggal pada Maret 2020, diambil memang itu di TPU Cikarang Utara lalu pada saat ditemukan oleh masyarakat yang hendak memancing ikan pada pukul 15.00 WIB,” kata Hendra.

Hendra mengatakan bahwa kuburan yang terbongkar tersebut kondisinya telah dalam kondisi berantakan. Papan, yang digunakan untuk menutup bagian jenazah juga kondisinya telah ada di atas permukaan tanah. Jenazah AP sendiri hingga saat ini belum ketahui keberadaannya karena telah hilang dicuri.

Warga Di Kabupaten Bekasi Dihebohkan Kasus Pencurian Di Jenazah

“Kita ke TKP, posisi kuburan telah menganga dengan kondisi terbongkar dan papan telah terbuka. Kita cek lagi, gali lagi untuk memastikan benar atau tidak jenazahnya hilang dan ketika disaksikan oleh pihak keluarga dikonfirmasi benar hlang,” jelasnya.

Selain jenazah AP, Hendra mengatakan bahwa pihaknya kembali memperoleh informasi bahwa terdapat salah satu kuburan yang kondisinya sama yaitu rusak.

“Kejadian jenazah AP itu pada Jumat. Lalu kita memperoleh informasi ada lagi satu yang terkait percobaan, di tempat pemakanan keluarga juga. Di tempat pemakaman keluarga yang ada di Cikarang Utara akan tetapi tidak sempat,” kata Hendra.

Pada kasus kuburan kedua ini, lanjut Hendra, kondisinya telah terbongkar akan tetapi kondisinya tidak seperti makam yang pertama ditemukan oleh pemancing.

“Pada makam kedua ini juga diduga akan dibongkar karena seperti ada garukan tetapi tidak sampai menganga. Kemudian dirapihkan lagi oleh pihak keluarga,” lanjut Hendra.

Hendra menduga bahwa kejadian pencurian jenazah yang ada di TPU yang sama ini dipastikan berbeda. Sejauh ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dengan temuan kuburan yang terbongkar tersebut.

“Tapi mungkin saja kejadiannya berbeda karena jaraknya sekitar 2 kilo, di tempat pemakaman keluarga. Ini hanya dugaan dari olah TKP karena ada garukan pada makam kedua,” ujarnya.